Dalam rangka menambah pengetahuan di bidang perkembangan teknologi. Keluarga Mahasiswa Teknologi Elektro (KMTE) UMY kembali menyelenggarakan serangkaian acara “Electro Fair” Rabu, (12/4) di AR Fachruddin B lantai 5. KMTE UMY menyelenggarakan Seminar Nasional yang mengangkat tema “Technology-Based Business Creativity” yang merupakan suatu wadah untuk saling bertukar ilmu, menambah wawasan yang terkait dengan pemanfaatan teknologi dalam perkembangan bisnis di Indonesia.

Pada seminar ini, dihadirkan pembicara yang sangat inspiratif yang sudah memiliki pengalaman dan kreatifitas dalam perkembangan teknologi untuk mengembangkan usahanya. Triyono Tama (Founder Difa City Tour and Transport) salah satu pembicara yang mempraktekkan hal tersebut. Beliau memilih usahanya dalam bidang sarana transportasi berbasis ojek online yang dibuat khusus untuk membantu para penyandang difabel. Karena fasilitas transportasi bagi difabel di Yogyakarta masih sangat jauh dari kata baik. “Walaupun saya menjadi salah satu dari mereka, saya ingin memberikan satu inovasi yang bersifat solutif bagi kaum difabel. Ide ini lahir karena saya juga merasakan hal yang sama dengan sulitnya mendapatkan media transportasi yang nyaman, untuk itu dengan perkembangan teknologi saat ini maka saya membuat suatu usaha berbasis ojek difabel online yang belum pernah ada di Yogyakarta”tegasnya.

Akhyari Hananto (Founder Good News From Indonesia) selaku pembicara kedua dalam seminar ini, mengambil gerakan social media untuk usahanya. Beliau adalah salah satu motivator yang mencari pemberitaan mengenai pencapaian-pencapaian anak bangsa, keunikan budaya dan alam Indonesia, prestasi mahasiswa Indonesia, produk-produk Indonesia yang mendunia, dan lainnya. “saya melakukan hal ini karna saya ingin membuat gerakan yang positif melalui pemanfaatan teknologi saat ini guna memberi motivasi bagi seluruh pemuda-pemudi Indonesia yang nantinya akan menjadi salah satu bentuk penunjang harapan bangsa, bahwa Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju, cerdas, dan berbudaya.” Ujarnya.

Pembicara ketiga Muhammad Imran Hirawan dikenal sebagai Founder Data Driven Asia. Perusahan ini bergerak dalam bidang konsultan pengembangan model data dan informasi. “Data Driven Asia ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk membangun dan mengoptimalkan bisnis melalui platform Android atau IOS melalui situs web platform.

Yuki Adilah selaku sekretaris dalam acara tersebut mengharapkan dengan diadakannya seminar para peserta mampu membuka pengetahuan dalam konsep menjadi generasi muda yang berkualitas yang mengarah pada kemampuan mahasiswa dan pelajar untuk bersaing dalam perkembangan teknologi di Indonesia. Seminar Nasional yang dihadiri 200 peserta tersebut berlangsung secara interaktif namun tetap serius dan informatif. “Mengiringi perkembangan teknologi yang sangat pesat, dituntut kreatifitas yang tinggi dari sumber daya manusia yang ada untuk memenuhi keinginan pasar dan juga sebagai wadah bagi peserta untuk saling bertukar ilmu, menambah pengetahuan serta wawasan terkait permasalahan yang dibahas di dalam seminar tersebut”. tutupnya.