Kurikulum

I.  Kurikulum

Kurikulum merupakan keseluruhan rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses dan penilaian pembelajaran yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi pada sistem pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Berdasarkan Permen Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 49 Tahun 2014, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses dan penilaian yang digunakan sebagai penyelenggaraan program studi. Kurikulum seharusnya memuat standar kompetensi lulusan peserta didik dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya output dari pembelajaran, yang mendukung ketercapaian tujuan, terlaksananya misi dan terwujudnya visi program studi dan institusi. Kurikulum berisi mata kuliah beserta diskripsi mata kuliah, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi, yang mendukung ketercapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan mahasiswa dalam pengembangan diri.

Kurikulum harus dirancang berdasarkan asas pengembangan pendidikan yaitu empat pilar pendidikan UNESCO (learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together) dan pendidikan sepanjang hayat, sehingga mendorong terbentuknya hard skill (ketrampilan sesuai bidang keilmuan) dan soft skill (ketrampilan kepribadian dan perilaku) yang bisa diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta telah menetapkan empat bidang kerja secara definitif yaitu; bidang akademik, bidang keuangan/sarana- prasarana, bidang kemahasiswaan/kerjasama dan bidang organisasi. Fakultas secara organisatoris dijalankan oleh dekan yang menjalankan tugas bidang organisatoris, wakil dekan I yang menjalankan tugas bidang keuangan dan prasarana, dan wakil bidang II yang menjalankan tugas bidang kemahasiswaan dan kerjasama. Bidang akademik dijalankan secara menyeluruh oleh ketua jurusan/program studi di bawah koordinasi langsung oleh Wakil Rektor I. Penyusunan dan pengembangan kurikulum berada dalam lingkup bidang I, oleh karena itu jurusan-jurusan diberi kewenangan dan kebebasan untuk menentukan kurikulum masing-masing. Dalam pengembangan kurikulum di setiap program studi, Fakultas Teknik berperan dalam kegiatan pengorganisasian, fasilitas dan pendanaan.

a.      Pengorganisasian

Fakultas Teknik melakukan menetapkan SOP Pengembangan /Peninjauan Kurikulum. Pengembangan/peninjauan kurikulum dimulai dari rumpun ilmu di masing-masing program studi di Fakultas Teknik. Teknik Sipil mempunyai lima bidang/rumpun ilmu, yaitu Teknik Struktur, Geoteknik, Teknik Transportasi dan Jalan, Teknik Keairan dan Lingkungan dan Manajemen Konstruksi. Teknik Elektro mempunyai rumpun ilmu antara lain Ketenagaan, Telekomunikasi, Komputer Informatika, Elektronika dan Instrumentasi Kendali. Teknik Mesin mempunyai konsentrasi antara lain Material, Manufaktur, Mekanika dan Energi.

Penyusunan kurikulum di tiap program studi di Fakultas Teknik melibatkan berbagai pihak yang terkait dan dilaksanakan oleh Task Force yang dibentuk dengan SK Dekan. Selanjutnya melalui Taks Force kurikulum, Fakultas mengkoordinasi untuk monitoring pengembangan kurikulum ini melalui rapat-rapat rutin dan non rutin. Setelah draft kurikulum sudah jadi, maka dilakukan pembahasan di tingkat Fakultas dengan bersama-sama Senat Fakultas. Setelah dilakukan pembahasan di Fakultas, selanjutnya Fakultas akan mengirimkan ke Rektor untuk dibuatkan SK tentang pengesahan dan pelaksanaan kurikulum yang baru. SK Rektor terbaru tentang pelaksanaan kurikulum di masing-masing program studi di Fakultas Teknik berdasarkan SK Rektor No. 004/SK.UMY/IX/2013 untuk Teknik Sipil, SK Rektor No. 003/SK.UMY/IX/2013 untuk Teknik Elektro, SK Rektor No. 005/SK.UMY/IX/2013 untuk Teknik Mesin dan SK Rektor No. 091/SK.UMY/VII/2011 untuk Teknik Informatika.

b.      Fasilitas

Selain itu Fakultas Teknik memfasilitasi semua kebutuhan yang diperlukan oleh jurusan/program studi dalam mengembangkan kurikulumnya serta implementasinya. Dalam kegiatan penyusunan kurikulum, Fakultas menyediakan sarana dan prasarana seperti ruang rapat, akomodasi dan lain-lain. Setelah tahapan penyusunan kurikulum, Fakultas memberikan dukungan dalam tahapan sosialisasi kurikulum kepada mahasiswa melalui sarana dan media yang ada, seperti sosialisasi melalui web fakultas, papan pengumunan maupun pertemuan langsung dengan mahasiswa. Pada tahapan implementasi kurikulum, Fakultas memberikan dukungan dengan membantu dalam kegiatan ekivalensi mahasiswa dari kurikulum lama ke kurikulum baru dan set up kurikulum baru ke Sistem Informasi Akademik (SIMAK), melalui staff Fakultas Teknik.

Selain sarana dan prasarana, Fakultas juga menyediakan tenaga ahli kurikulum untuk pengembangan kurikulum melalui workshop atau konsultasi. Pengembangan kurikulum selama ini yang telah dilakukan, dengan mendatangkan pakar kurikulum dari dalam negeri dan luar negeri, seperti dari UGM, ITB, ITS, Singapore Polytechnic International (SPI), Technische Universiteit Eindhoven (TU/e) dan lain-lain.

c.      Pendanaan

Kegiatan evaluasi dan pengembangan kurikulum yang bersifat rutin, Fakultas mengalokasikan pendanaan yang dikelola Fakultas untuk kegiatan evaluasi dan pengembangan kurikulum melalui Sistem Anggaran Berbasis Kinerja. Sebagai contoh dalam rangka pengembangan kapasitas penyusunan kurikulum, Fakultas Teknik bekerja sama dengan Technische Universiteit Eindhoven telah mengundang ahli bidang pengajaran dan kurikulum untuk memberikan workshop tentang metode pengajaran dan penyusunan kurikulum pada bulan Agustus 2010. Selain itu, Fakultas Teknik juga bekerja sama dengan Singapore Polytechnic menyelenggarakan workshop sistem pembelajaran Conceive Design Implementation and Operation (CDIO) dengan mendatangkan ahli dari Singapore Polytechnic. Workshop ini dilakukan sebanyak 5 kali sejak Pebruari 2013 dan berakhir Januari 2014 yang didanai dari Temasek Foundation. Fakultas juga memfasilitasi dalam pengiriman staff prodi untuk peningkatan kapasitas pembelajaran dan penyusunan kurikulum ke lingkungan internal maupun eksternal UMY.



II. Pembelajaran

Dalam rangka kegiatan pembelajaran di Fakultas Teknik, Fakultas melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap proses pembelajaran pada setiap program studi di lingkungan Fakultas Teknik. Dalam rangka memonitor dan mengevaluasi proses pembelajaran tersebut, hal-hal nyata yang telah dilakukan oleh Fakultas selama ini adalah melakukan koordinasi kegiatan perencanaan pembelajaran, memfasilitasi dan monitoring proses pelaksanaan pembelajaran dan koordinasi kegiatan evaluasi pembelajaran serta penjaminan mutu pembelajaran.

a.      Perencanaan Kegiatan Pembelajaran

Sebelum dimulai kegiatan pembelajaran di setiap semester, maka Fakultas melakukan rapat koordinasi dengan semua program studi di Fakultas Teknik dalam perencanaan pembelajaran di semester yang akan datang. Kegiatan ini membahas mengenai kesiapan sumber daya manusia dan sarana pendukungnya. Terkait dengan kegiatan perencanaan, maka Fakultas membuat kalender akademik tiap semester yang menjadi acuan tiap program studi dalam pembuatan rencana pembelajaran, yang didasarkan pada kalender akademik universitas. Fakultas juga membantu/menfasilitasi dalam kegiatan penyusunan jadwal kuliah, jadwal ujian tengah dan akhir semester serta kegiatan key in KRS mahasiswa. Dengan variabel jumlah mahasiswa, jumlah kelas, dan jumlah dosen aspek penjadwalan merupakan hal yang vital untuk menjamin proses pembelajaran selanjutnya berjalan dengan lancar. Untuk memastikan tidak terjadi bentrok dalam hal penggunaan ruang maupun jadwal dosen mengajar, fakultas telah memberi fasilitas dalam bentuk software dan operator software penyusunan jadwa perkuliahan dan ujian. SOP dalam hal penyusunan jadwal adalah sebagai berikut:

  1. Masing-masing program studi merancang jadwal secara manual
  2. Rancangan jadwal diserahkan ke fakultas untuk dikompilasi dan disusun secara keseluruhan dengan mempertimbangkan kebutuhan tiap-tiap jurusan dan ketersediaan ruang dan waktu
  3. Jadwal diumumkan kepada dosen dan mahasiswa

Dalam kegiatan persipan ini selain yang telah dijelaskan di atas, peranan Fakultas adalah melakukan pengecekan terhadap kelayakan dari pengampu mata kuliah di semester yang akan dilaksanakan. Selain itu, Fakultas juga berperan dalam penyiapan administrasi yang mendukung pelaksanaan proses pembelajaran, seperti pembagian kelas, pencetakan presensi dan lain sebagainya.

b.      Proses Pembelajaran

Setelah kegiatan perencanaan selesai, maka Fakultas memfasilitasi program studi dalam melaksanakan proses pembelajaran. Pertama, Fakultas menfasilitasi setiap program studi dengan membantu dalam pembagian kelas dan menyiapkan presensi tiap mata kuliah dalam sebuah semester. Fakultas juga melakukan monitoring dan memastikan kegiatan pembelajaran sudah mulai, dengan mengecek kehadiran dosen dan mahasiswa, yang bisa diakses lewat online. Fakultas juga melakukan monitoring terhadap sarana dan prasarana perkuliahan, dan mencari solusi jika ada permasalahan ditemukan di    lapangan.

Koordinasi untuk membahas dan mencari penyelesaian terkait sarana dan prasarana perkuliahan, dilakukan lewat rapat sarpras antara Fakultas dan Universitas yang dilakukan tiap hari Kamis.

Selain itu, Fakultas juga menfasilitasi mahasiswa dalam menyiapkan dan membuat persyaratan administrasi untuk keperluan Tugas Akhir, Kerja Praktek, Bea Siswa dan lain-lain. Fakultas juga mengkoordinasikan kegiatan evaluasi pembelajaran tengah semester dan akhir semester program studi yang ada di Fakultas Teknik,

c.       Evaluasi Pembelajaran

Fakultas Teknik melakukan koordinasi untuk mengevaluasi penyelenggaraan pembelajaran di semua program studi di Fakultas di setiap akhir semester. Kegiatan evaluasi ini dimaksudkan untuk mencari permasalahan yang timbul selama penyelenggaraan pembelajaran di semester yang dimaksud, sebagai bahan perbaikan untuk penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di semester berikutnya. Fakultas juga membantu program studi dalam memantau hasil evaluasi pembelajaran yang dikeluarkan oleh dosen, sehingga nilai mahasiswa tiap semester diharapkan masuk dengan tepat waktu.

f.      Kegiatan Penjaminan Mutu

Fakultas membantu dalam kegiatan penjaminan mutu kegiatan akademik di setiap program studi. Fakultas Teknik UMY telah memiliki sistem penjaminan mutu yang terintegrasi dengan sistem penjaminan mutu di tingkat universitas. Dalam sistem tersebut, monitoring dan evaluasi proses pembelajaran didukung dengan adanya Gugus Kendali Mutu (GKM) yang beranggotakan perwakilan dari masing-masing program studi dan fakultas. GKM bertugas melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses pembelajaran baik perkuliahan, praktikum, praktik lapangan, dan ujian. Secara kontinyu setiap semester GKM mengadakan pertemuan dengan mahasiswa dan para penanggungjawab kegiatan akademik untuk mendiskusikan capaian-capaian akademik dan perencanaan mutu akademik. Setiap semester, dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi internal (MONEVIN), GKM menyusun kuesioner dan mengumpulkan data kinerja dari masing-masing program studi untuk mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Kesimpulan dan temuan hasil evaluasi tersebut dilaporkan kepada Badan Kendali Mutu (BKM) Laporan Kinerja Unit Kerja untuk diolah dan diintegrasikan menjadi Laporan Kinerja Akademik Universitas secara komprehensif dan dilaporkan pada mekanisme Rapat Kerja Tengah Tahunan Universitas (RKTT) pada akhir semester gasal/awal semester genap dan hal yang sama juga dilakukan untuk Rapat Kerja Tahunan (RKT) pada akhir tahun secara kontinyu dan terus menerus.

Pada proses ujian, baik ujian tengah semester maupun ujian akhir semester, fakultas membentuk panitia ujian dan tim piket dosen pengawas ujian. Panitia ujian beranggotakan dosen yang tidak menjabat struktural, para tenaga edukatif, dan para mahasiswa/calon alumni. Tugas pokok dan fungsi dari panitia ujian adalah melaksanakan penyelenggaraan ujian meliputi pendistribusian kartu ujian, pembagian ruangan dan kursi, dan pengelola pelaksanaan ujian.

Bentuk tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi pembelajaran, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, pada mekanisme RKTT tersebut dilakukan pemberian penghargaan bagi fakultas dengan kinerja akademik terbaik sebagai bentuk reward/punishment. Selanjutnya fakultas wajib melakukan follow- up terhadap hasil kinerja akademik yang telah disampaikan pada mekanisme RKKT tersebut. Follow up yang dilakukan FT UMY terkait dengan hal tersebut adalah pembahasan pada rapat pimpinan fakultas dan prodi, rapat pleno fakultas, dan rapat senat fakultas. Selain reward/punishment di tingkat universitas, reward dan punishment yang diberikan fakultas kepada personil terkait dengan kinerja akademik dapat berbentuk finansial maupun non finansial seperti: insentif percepatan pengumpulan nilai ujian, teguran lisan dan tertulis, penundaan pelibatan dosen dalam pengujian pendadaran dan skripsi mahasiswa, dan lain- lain. Follow up tersebut merupakan bagian dari usaha fakultas untuk selalu meningkatkan mutu akademik termasuk di dalamnya mutu proses pembelajaran.



III.     Suasana Akademik

Peran Fakultas dalam rangka mewujudkan atmosfer/suasana akademik yang baik di lingkungan Fakultas Teknik, Fakultas membuat kebijakan akademik, standar mutu akademik dan kebijakan tentang suasana akademik yang diinginkan di Fakultas Teknik. Realisasi kebijakan dan mutu akademik yang telah dibuat adalah dengan menciptakan interaksi antar dosen melalaui penyelenggaraan seminar  ilmiah, desiminasi  hasil pen-elitian dosen, workshop  penulisan proposal riset, naskah publikasi dan lainlain. Berdasarkan pengamatan, kegiatan-kegiatan tersebut ini telah mampu menjadi sarana menciptakan atmosfer akademik yang baik di kalangan dosen. Selain itu, suasana akademik yang baik antara dosen dengan mahasiswa diupayakan Fakultas dengan cara menyediakan fasilitas laboratorium yang memadai, pelibatan mahasiswa dalam penelitian dosen, interaksi mahasiswa-dosen dalam pembimbingan tugas akhir, kerja praktek dan DPA. Interaksi akademik antar mahasiswa diciptakan melalui kegiatan –kegiatan lembaga kemahasiswaan baik di tingkat Fakultas ataupun prodi, kegiatan penyusunan/pelaksanaan program kreativitas mahasiswa (pkm) dan lain-lain. Interaksi antar pengurus-dosen dilakukan dengan rapat yang dilakukan di rapim fakultas dan rapat pleno fakultas yang diikuti oleh semua dosen. Interakasi antara pengurus dan mahasiswa dilakukan dengan diadakannya public hearing, dimana kebebasan akademik dijunjung tinggi. Dalam forum ini, mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya yang terkait dengan permasalahan fasilitas, sarana prasarana perkuliahan, pelayanan administrasi, pelayanan akadamik dan lain sebagainya dengan bebas.

 Fakultas juga memfasilitasi pengiriman beberapa dosen untuk workshop pendidikan seperti di di TU/e Belanda, mengikuti pertemuan ilmiah, memfasilitasi penelitian dan penulisan buku ajar. Beberapa dosen tamu diundang untuk memberikan kuliah umum dengan topik yang spesifik. Hal ini dilaksanakan untuk memperluas pengetahuan dan wacana akademik di Fakultas Teknik UMY.

Sejak tahun akademik 2012/2013, Fakultas Teknik bekerjasama dengan Singapore Polythenic (SP) menyelenggarakan workshop pembelajaran untuk dosen FakultasTeknik UMY untuk peningkatan kemampuan pengajaran di FT UMY. Workshop ini dilakukan sebanyak 5 kali dengan membahas standar pembelajaran system CDIO (Conceive, Design, Implementation dan Operate).

Fakultas menyediakan sarana yang mendukung suasana akademik, dengan menyediakan ruang referensi yang menyediakan buku-buku yang diperlukan oleh mahasiswa dan dosen. Buku-buku di dalam ruang referensi hanya bisa dibaca ditempat, untuk itu disediakan pula ruang baca yang cukup memadai. Jika mahasiswa dan dosen menginginkan untuk meminjam dan membawa pulang buku tersebut, maka disediakan sarana perpustakaan universitas yang meminjamkan buku-buku untuk dibawa pulang. Sistem pengarsipan di ruang referensi Fakultas Teknik sudah terintegrasi dengan perpustakaan universitas, sehingga mahasiswa dengan mudah dapat mencari buku-buku yang dibutuhkan. Buku-buku yang berada di ruang referensi dan perpustakaan didapatkan dengan dana rutin universitas dan dana-dana hibah seperti A1, TPSDP dan PHKI. Selain itu dari berbagai hibah lain, seperti Inherent, INDF, CAREPI, dan CASINDO.

Fakultas Teknik juga memberikan fasilitas Student Learning Center yang dibangun dengan dana hibah PHKI. Fasilitas ini merupakan tempat mahasiswa belajar dan berdiskusi, terdapat komputer-komputer yang tersambung ke internet, sehingga mahasiswa bisa mencari referensi online selain di perpustakaan. Selain itu, di setiap program studi disediakan student lounge di beberapa lokasi yang bisa digunakan oleh mahasiswa untuk berdiskusi atau mengerjakan tugas dan praktikum. Student lounge ini dilengkapi dengan stop kontak listrik dan wifi, sehingga mahasiswa lebih nyaman dan terfasilitasi dalam memanfaatkan keberadaan student lounge ini, dengan demikian suasana akademik yang baik di Fakultas Teknik dapat diwujudkan.

Fasilitas laboratorium untuk 3 jurusan (Elektro, Mesin, Sipil) sangat memadai berupa 2 unit gedung 3 lantai. Sedangkan laboratorium Jurusan Teknologi Informasi menempati lantai dua Gedung F1. Peralatan penunjang praktikum dan penelitian sangat memadai bahkan bisa dikatakan terbaik diantara universitas- universitas swasta di DIY. Pengadaan sarana dan prasarana laboratorium didanai dengan dana dari BPH (Badan Pengelola Harian (UMY), serta didapatkan pula dari berbagai hibah A1, A2, TPSDP, PHKI. Mahasiwa dan dosen dibebaskan menggunakan sarana laboratorium untuk melakukan penelitian selama jam kerja. Sampai saat ini laboratorium sebagian besar dibuka sampai jam enam sore, namun beberapa laboratorium Teknik Elektro dan Teknologi Informasi dibuka sampai larut malam.

Pengajaran di dalam kelas dilakukan secara terjadwal, dosen dan mahasiswa membubuhkan tanda-tangan dalam daftar hadir. Fakultas Teknik bersama dengan universitas menyediakan ruang dan staf pengajaran yang bertugas menyediakan kebutuhan peralatan ajar dan memberikan informasi kepada mahasiswa jika dosen berhalangan hadir, sehingga mahasiswa tidak akan menunggu terlalu lama. Pada akhir semester semua presensi dosen dan mahasiswa akan direkapiltulasi oleh staf pengajaran dan dijadikan bahan evaluasi, selain itu mahasiswa juga diminta mengisi kuisioner tentang mata kuliah dan dosen bersangkutan sebagai bahan evaluasi pula.