Mahasiswa Teknik Elektro UMY kembali menorehkan prestasinya di gala Kompetisi Muatan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Balon Atmosfer (Kombat) yang berlangsung pada tanggal 22 hingga 25 agustus 2017 di Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat. Tiga mahasiswa Teknik Elektro, Dimas Okta Nugraha selaku ketua tim dan 2 anggotanya yaitu Khairul Syarif dan Rara Dwi Oktaviani yang tergabung dalam tim Mr. Cilindro berhasil meraih Juara 2 tingkat nasional kategori Kombat. Tim tersebut mampu mengalahkan 14 tim dari 16 tim peserta kombat dari perguruan tinggi negeri maupun swasta yang telah diseleksi sebelumnya.

Perlombaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan bekerjasama dengan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) pada tahun ini mengusung tema “ Teknologi Muatan Balon Untuk Observasi Atmosfer dan Maritim” dan diikuti peserta sebanyak 30 institusi. “Pada kategori Kombat Juara 1 diraih oleh Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS), Juara 3 diraih oleh Universitas Telkom Bandung,”terang Syarif saat diwawancarai di dekanat FT UMY (26/8)

“Alamdulillah kami sangat bersyukur dan merasa bangga bisa mempertahankan juara II di kompetisi ini, walaupun belum seperti yang diharapkan. Jika diliat dari persiapaan yang menguras waktu, tenaga dan pikiran, Pengalaman adalah hadiah yang sangat berharga dari apapun” ujar Syarif

Semua proses yang dilalui mereka saat kompetisi terdapat permasalahan yang harus dihadapi, “Tentunya setiap kompetisi pasti terdapat kendala yang harus dihadapi, kendala yang dihadapi tim kami adalah pada bagian rotator antena yang sudah cukup lama, dan termasuk alat turun temurun. Sehingga pada saat digunakan rotator antena tersebut cukup sulit mengikuti arah muatan. Maka kedepannya kami menginginkan alat yang baru agar dapat memaksimalkan cara kerja penggunaan saat akan digunakan,”imbuhnya.

Sementara itu Rama Okta Wiyagi., S.T., M.Eng selaku dosen pembimbing  sangat mengapresiasi atas prestasi yang ditorekan oleh tim bimbingannya tersebut. ”Walaupun belum seperti juara yang diharapkan, tapi tim mereka sudah melakukannya dengan sangat baik. Kelebihan dan kekurangan akan kita perbaiki untuk tahun depan dengan lebih baik lagi” jelasnya.

 Syarif juga menambakan, “Harapan kami selanutnya dapat mempertahankan dan bakan harus lebih dari apa yang sudah kami capai sampai saat ini. Selain itu, semoga pihak kampus bisa lebih optimal dalam mendukung para masiswa yang mengikuti kompetisi ini dan bisa memotivasi seluruh mahasiswa, bahwa UMY bisa bersaing pada bidang teknologi baik kompetisi nasional maupun internasional berikutnya, tutup Syarif