mataf-ft-2016

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali menyambut dengan hangat mahasiswa baru dengan kegiatan MATAF yang dimulai pada tanggal 05 sampai 07 September 2016. MATAF adalah singkatan dari Masa Ta’aruf yang merupakan kegiatan dalam rangka mengenalkan kepada mahasiswa baru tentang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, kegiatan ini diagendakan dengan tujuan untuk saling berkenalan satu sama lain, baik antara sesama mahasiwa baru, senior maupun lingkungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang Unggul dan Islami. Kegiatan Mataf yang diadakan selama tiga hari terdiri dari dua komponen kegiatan, yaitu kegiatan Universiter (bersifat keuniversitasan) dan Fakulter (bersifat kefakultasan).

Tahun ini Fakulas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menerima 671 mahasiswa baru dari 4600 mahasiswa baru UMY.  Pada tahun ini hadir 590 mahasiwa yang mengikuti kegiatan Mataf yang mengusung tema “Spirit Totality of Engineering”. Hal ini ditunjukkan dengan diadakannya pembuatan koreo  yang  bertuliskan “MATAF FT 2016 UMY” di lapangan bola UMY sebagai wujud dari tema dan semangat para mahasiswa FT UMY. “Alhamdulillah respon para mahasiswa terlihat antusias dalam pembuatan koreo yang menumbuhkan pengalaman dan semangat baru mereka, dan harapan kami angkatan selanjutnya bisa melakukan kegiatan yang berbeda dengan semangat yang lebih baik” ujar Taufiq Akbar, selaku ketua panitia

Sementara itu Keislaman dan Kebudayaan juga ditunjukkan dalam acara Mataf yaitu Kajian Al-Ma’un dan Tarian Pesona Nusantara yang diusung oleh Club Tari Sekar Gumilang BEM KMFT UMY. Emil Adli, ST., M.Eng, selaku dosen pendamping kegiatan menyatakan bahwa rangkaian acara yang ada dalam kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kebudayaan dan meningkatkan keislaman agar melatih kepekaan terhadap lingkungan sekitar dan kepekaan sosial bagi mahasiswa baru UMY.

Taufik juga menambahkan keunikan lain dari MATAF Fakultas Teknik pada tahun ini terletak pada penutupan acara yaitu dengan menyanyikan Sumpah Mahasiswa dan lagu Darah Juang secara bersama-sama disertai pelepasan burung Merpati. Menurutnya pelepasan burung merpati tersebut sebagai tanda kebebasan berfikir yang lebih luas dan kematangan sikap dari siswa menuju mahasiswa yang Unggul dan Islami. tutupnya (Junda)